Pater Kieser, seorang imam misionaris Jesuit dari Jerman, datang ke Indonesia pada tahun 1963 di Kolese Stanislaus, Girisonta.Selama berkarya di Indonesia, ia tidak pernah tinggal di kota lain dalam waktu lama kecuali di Yogyakarta. Selain berkarya dalam bidang formasi skolastik dan kerasulan sosial, ia banyak berkiprah dalam bidang akademik perguruan tinggi, terutama sebagai dosen teologi moral di Fakultas Teologi Wedabhakti dan pustakawan di Kolese Santo Ignatius (Kolsani). Dengan keahliannya di bidang teologi moral dan pengembangan perpustakaan, tak heran jika perpustakaan Kolsani menjadi salah satu rujukan pencarian referensi ilmiah dari banyak kalangan, baik mahasiswa maupun peneliti.
Karena tertarik menjadi Jesuit, setelah lulus dari Gymnasium, Pater Kieser mendaftarkan diri dan diterima. Ia kemudian secara resmi memulai masa novisiatnya di Novisiat Neuhausen pada 25 April 1957. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 27 April 1959, ia mengucapkan kaul pertama dan menjalani formasi filsafat selama tiga tahun (1957-1962) di Sekolah Tinggi Filsafat Munich, Jerman.
Tahbisan tonsura dan tahbisan rendah (17 Juni 1962) diterimanya di Berchmans Kolleg, Muenchen dari tangan Mgr. J. Neuhausler. Tahbisan diakon (23 Mei 1968) dari tangan Bapak Kardinal Darmajuwana, dan tahbisan imamat (5 Juli 1968) ia terima dari tangan Bapak Uskup Djajaseputra di Yogyakarta. Setahun setelah tahbisan imamat, Pater Kieser menjalani program tersiat di Pullach di bawah bimbingan P. Karl Fank, S.J. selama delapan bulan (15 Agustus 1969 – 30 April 1970). Pada 15 Agustus 1974, Pater Kieser mengucapkan kaul akhir sebagai profes di Yogyakarta dan diterima oleh Pater Vitus Seibel, S.J.
RIWAYAT TUGAS PATER BERNHARD KIESER, S.J SELAMA DI INDONESIA
| KARYA | LOKASI | TAHUN |
| Studi doktoral bidang Teologi Moral | Frankfurt dan Innsbruck | 1970-1973 |
| Dosen Teologi Moral di IFT (kini Fakultas Teologi Wedabhakti, Universitas Sanata Dharma) | Yogyakarta | 1973-wafat |
| Pendamping TOKer wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta | 1975-1978 | |
| Koordinator Komisi Perdamaian dan Keadilan Sosial Provindo | 2000 - 2003 | |
| Pustakawan Kolese Santo Ignatius | Yogyakarta | 1994-2011 |
| Asisten Pustakawan Kolese Santo Ignatius | Yogyakarta | 2011-wafat |
Tak berhenti di situ, keterlibatan Pater Kieser terhadap mereka yang tersingkir juga nyata lewat kerasulan penjara. Dengan setia dan rutin, ia mengunjungi mereka yang ada di penjara sebagai saudara yang membawa terang pengharapan. Ia juga mengajak para frater untuk turut ambil bagian dalam misi mulia ini.